Workshop riset kolaboratif biomedical informatics di Taipei Medical University

November 21st, 2011

Akhir September sampai dengan awal Oktober yang lalu,  di Taipei Medical University diselenggarakan workshop riset kolaboratif mengenai bioethics, smart technology and biomedical informatics. Acara ini disponsori oleh National Science Council Taiwan dengan menghadirkan peserta dari Malaysia, Philippines, Jepang, Singapore, Thailand, India, Netherlands, US dan juga Indonesia.  Kegiatan tersebut dibagi dua kelompok secara paralel yaitu, grup bioethics dan gruop biomedical informatics. Dari Indonesia yang bergabung dalam grup bioethics terdapat Prof Soenarto Sastrowijoto, Prof Yati Soenarto, Prof Hakimi, Prof. Budi Mulyono, Prof. Sofia Mubarika, dr. Edi Mulyono SpRad, dr. Ova Emilia PhD, dr. Azid Mahardinata, dr. Wika dan menyusul adalah Prof. Ali Ghufron Mukti. Sedangkan kelompok biomedical informatics yang hadir adalah dari UGM yang meliputi Prof. Hari Kusnanto, dr. Lutfan Lazuardi PhD, dr. Guardian Yoki Sanjaya dan dari Pusdatin Depkes yaitu drg Rudy Kurniawan MKes. Continue reading »

Seminar tentang standar pertukaran data rekam medis elektronik 8 Juli 2011

June 10th, 2011

Meskipun belum banyak, beberapa rumah sakit di Indonesia sudah mulai menerapkan rekam medis elektronik. Tidak dipungkiri bahwa setiap rumah sakit memiliki strategi tersendiri dalam mengembangkannya. Bagi yang memiliki sumber daya yang tangguh, mereka mungkin akan mengembangkan sendiri (inhouse development). Tidak sedikit pula yang kemudian bekerjasama dengan pihak ketiga (baca vendor). Vendor pun juga bermacam-macam. Jika dulu orang hanya mengenal vendor sistem informasi rumah sakit yang secara umum menawarkan sistem billing (penagihan), kini bermacam vendor masuk ke rumah sakit. Ada yang mengkhususkan diri untuk menangani sistem informasi laboratorium,  pencitraan medis (medical imaging) sampai dengan business intelligence. Karena pada akhirnya data pasien harus divisualisasikan dalam satu tampilan, situasi ini menimbulkan pertanyaan, bagaimanakah pertukaran data dari berbagai sumber tersebut? Apa saja standar yang diperlukan agar sistem bisa saling bertukar (interoperabel) satu sama lain? Interoperabilitas tidak hanya dalam satu rumah sakit, bahkan mungkin juga antar rumah sakit.  Topik ini akan dibahas dalam seminar internasional mengenai standar pertukaran data rekam medis elektronik di RSCM pada 8 Juli 2011 nanti.  Info lebih lanjut terdapat di brosur di bawah ini.

Patient safety informatics (teknologi informasi untuk patient safety jilid dua)

November 4th, 2006

Alasan rumah sakit mengadopsi teknologi informasi secara umum meliputi tiga hal yaitu efisiensi, efektivitas dan mutu pelayanan. Billing systems merupakan contoh penerapan untuk mencapai tujuan pertama. Berbagai aplikasi fungsional seperti sistem informasi untuk rekam medis, farmasi maupun modul-modul fungsional lainnya untuk menjawab kebutuhan efektivitas. Nah, bagaimana dengan mutu? Aspek mutu pelayanan memang cukup luas. Tetapi, semenjak isu patient safety digulirkan, banyak pihak menyadari bahwa informatika kedokteran merupakan salah satu kuncinya. Bagaimana caranya?
Continue reading »

Smart Card untuk Asuransi Kesehatan di Taiwan

November 2nd, 2006

Salah satu pengalaman berharga dari kunjungan ke Taiwan kemarin adalah melihat implementasi smart card untuk asuransi kesehatan dan berdiskusi dengan salah satu anggota tim yang merancangnya yaitu Prof Chien-Tsai Liu dari Graduate Institute of Medical Informatics, Taiwan Medical University.
Continue reading »

- online valtrex order - buy asacol - spy a cell phone - generic levitra -