Towards acceptable health information systems quality in low-resource settings: still simple and practical approach?

April 23rd, 2012

I  enjoy reading the publication of Mphatswe et al[1] reporting superb effort to improve health information management practice in a low-resource setting. They claim to perform a simple and practical solution to increase data completeness (from 26% to 64%) and accuracy (from 37% to 65%) applied in prevention of mother-to-child transmission (PMTCT) program in health facilities of Kwazulu-Natal, South Africa.

Even though the quality is much improved, the authors admitted that it was still below the acceptable standard of health information system. We assume that, this great achievement was occurred due to the very poor baseline health information management practice[2]. Once this improvement achieved, the critical point is that do we believe that similar simple and practical recipe will work in the later stage? Continue reading »

Tenaga SIK, siapakah dia?

January 28th, 2012

“Tenaga SIK, maksudnya tenaga yang sick?” celetuk Prof Eko Indrajit, saat dr. Jane Supardi menanyakan terminologi yang lebih baik SDM atau tenaga SIK. Saat ini memang hanya tenaga rekam medis yang dikenal sebagai satu-satunya tenaga kesehatan yang terkait dengan aktivitas sistem informasi kesehatan. Sebenarnya ada profesi lainnya yaitu statistisi, pranata komputer, arsiparis tetapi ini bukan tenaga kesehatan. Tenaga epidemiologis juga sangat dekat dengan SIK. Pertanyaan pentingnya adalah apakah perlu diusulkan terminologi khusus tenaga SIK? Kalau ya, apa alasannya, mengapa jenis tenaga saat ini tidak bisa memenuhi harapan? Kemudian, apa kompetensi serta kualifikasi pendidikan dan pelatihannya? Hal inilah yang menjadi salah satu topik pembahasan pada waktu diskusi di Pusdatin pada 26 Januari lalu. Continue reading »

Ms Jyotsna Chikersal: Pembicara tamu dari WHO/SEARO pada FIKI 2011

November 30th, 2011

Sebagaimana FIKI 2010 di Yogyakarta, acara FIKI 2011 juga menghadirkan pembicara internasional. Dulu, pembicara tamu memang lebih banyak yaitu dari Hawaii University, WHO-ID, Charles Darwin University, GIZ dan SK Telecom Korea. Meskipun kali ini hanya seorang, yaitu Ms Jyotsna Chikersal dari WHO/SEARO, namun topiknya tidak kalah berbobot. Sebagai Regional Advisor untuk Health Situation and Trend Assessment (HST) di Department of Health Systems Development (HSD) beliau pas sekali untuk memberikan presentasi mengenai “The Perspective of WHO About System Integration of Health Information and How to Encourage it” dan “Roadmap Integrated of Health Information System in Asia ”. Continue reading »

Memilih strategi regulasi yang tepat untuk mendorong adopsi teknologi informasi kesehatan di Indonesia

November 21st, 2011

Pelayanan kesehatan yang bermutu, terjangkau (dari segi waktu, biaya maupun geografis) serta aman tentu merupakan harapan setiap warga negara. Banyak cara (apalagi tantangan) untuk mencapai ke sana. Salah satunya dengan menerapkan sistem teknologi informasi kesehatan yang komprehensif. Tidak sedikit literatur yang membuktikan kisah suksesnya. Lalu, apakah kita hanya berharap begitu saja agar rumah sakit atau puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya mengadopsi inovasi tersebut? Continue reading »

A breakthrough for HIS strengthening in Indonesia

November 16th, 2011

On February 2011 edition, Editorial at the Bulletin World Health Organization [1] emphasized the potential role of information technologies, open source predominant, to solve part of public health data sharing issues particularly in the resource-limited setting. It described that high quality and low cost technologies were successfully working to handle data management cycle. However, for the long run the authors argued that it “depends on skilled personnel” and supportive systems “that extend beyond research projects into the collection of routine data for public health system”. In my humble opinion, they reiterated the eternal challenge to adopt innovation in low-resources setting namely capacity building and sustainability. Continue reading »

SIK untuk Jaminan Kesehatan Nasional

March 31st, 2010

Penundaan kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia akhir Maret ini tidak sia-sia dengan dimenangkannya voting UU Reformasi Kesehatan di Kongres. Meskipun tidak berimbas secara langsung, peristiwa tersebut telah menginspirasi kebijakan kesehatan di negeri yang pernah ditinggali oleh Obama selama 4 tahun ini. Hal ini terbukti dari penegasan Menteri Kesehatan tentang keseriusan pemerintah Indonesia untuk memenuhi hak setiap warga negara dalam memperoleh jaminan sosial yang meliputi jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian. Depkes saat ini sedang mempersiapkan berbagai infrastruktur untuk Jaminan Kesehatan Sosial Nasional. (Kompas, 25 Maret 2010). Continue reading »

Global Health Information Forum 2010 (side meetings dan field trip)

January 27th, 2010

Akhirnya,  kesampaian juga ke Bangkok. Sebelumnya hanya pernah transit di bandaranya, baik di Don Muang maupun bandara yang sekarang.  Beruntung sekali aku dapat undangan mengikuti Prince Mahidol Award Conference 2010 Global Health Information Forum (http://pmaconfereence.org). Ini merupakan acara tahunan, tapi kali ini topiknya mengenai health information.  Acaranya gratis, tapi tiket dan hotel bayar sendiri.  Sayang, tidak banyak orang Indonesia yang hadir. Padahal topik dan materinya sangat berbobot.   Aku juga bertemua  beberapa pembicara yang hadir pada waktu AMIA di SF kemarin. Continue reading »

Metode penelitian kualitatif untuk sistem informasi manajemen kesehatan

October 4th, 2006

Meskipun relatif tertinggal dibandingkan organisasi lain, perlahan tapi pasti, semakin banyak lembaga pelayanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas, maupun organisasi lainnya) yang menerapkan sistem informasi manajemen berbasis komputer. Di AS, rumah sakit swasta, berukuran besar serta berafiliasi kepada perhimpunan tertentu cenderung lebih progresif dalam menerapkan sistem informasi berbasis komputer. Di sisi yang lain, pengalaman menunjukkan penerapan sistem informasi berbasis komputer banyak berakhir dengan kegagalan. Dowling(1980) mengestimasi bahwa 45% dari pengembangan sistem informasi berbasis komputer gagal karena resistensi pengguna, meskipun secara teknologi cukup meyakinkan. Oleh karena, evaluasi pengembangan sistem menjadi hal yang krusial.
Continue reading »

Kontribusi sistem informasi terhadap informatika kedokteran

September 6th, 2006

Posting kali ini tentu tidak bertujuan untuk membuat jarak antara sistem informasi dengan informatika kedokteran. Bukan pula untuk menunjukkan bahwa bidang yang satu lebih unggul dibanding lainnya. Saya tertarik menulis ini setelah membaca artikel in press di Int J of Medical Informatics Juni 2006 yang berjudul Expanding multi-disciplinary aproaches to healthcare information technologies: What does information systems offer medical informatics?, tulisan Chiasson, Reddy M, Kaplan B, Davidson E. Berdasarkan track record salah satu penulisnya (Bonnie Kaplan), kita bisa melihat bahwa tulisan ini akan sangat diwarnai pendekatan sosioteknis.
Continue reading »

Metodologi penelitian untuk sistem informasi kesehatan

September 4th, 2006

Dari sembilan belas mahasiswa SIMKES angkatan pertama, baru 2 orang yang sudah melangsungkan ujian proposal. Lainnya, sebagian besar sudah mulai konsultasi dengan para pembimbing. Dalam waktu dekat, semoga akan semakin banyak yang menyusul. Dalam beberapa hal, metodologi penelitian untuk sistem informasi kesehatan memang berbeda dengan metodologi penelitian untuk ilmu kesehatan masyarakat pada umumnya. Tahun kemarin, mata kuliah metodologi penelitian memang tidak didesain secara khusus mengarahkan kepada aplikasi untuk sistem informasi kesehatan. Oleh karena itu, secara jujur saya angkat topi melihat semangat mereka dalam menulis proposal. Continue reading »

- online valtrex order - buy asacol - spy a cell phone - generic levitra -