Workshop riset kolaboratif biomedical informatics di Taipei Medical University

November 21st, 2011

Akhir September sampai dengan awal Oktober yang lalu, ┬ádi Taipei Medical University diselenggarakan workshop riset kolaboratif mengenai bioethics, smart technology and biomedical informatics. Acara ini disponsori oleh National Science Council Taiwan dengan menghadirkan peserta dari Malaysia, Philippines, Jepang, Singapore, Thailand, India, Netherlands, US dan juga Indonesia. ┬áKegiatan tersebut dibagi dua kelompok secara paralel yaitu, grup bioethics dan gruop biomedical informatics. Dari Indonesia yang bergabung dalam grup bioethics terdapat Prof Soenarto Sastrowijoto, Prof Yati Soenarto, Prof Hakimi, Prof. Budi Mulyono, Prof. Sofia Mubarika, dr. Edi Mulyono SpRad, dr. Ova Emilia PhD, dr. Azid Mahardinata, dr. Wika dan menyusul adalah Prof. Ali Ghufron Mukti. Sedangkan kelompok biomedical informatics yang hadir adalah dari UGM yang meliputi Prof. Hari Kusnanto, dr. Lutfan Lazuardi PhD, dr. Guardian Yoki Sanjaya dan dari Pusdatin Depkes yaitu drg Rudy Kurniawan MKes. Continue reading »

Selamat buat Tita, Niko dan Dina

February 3rd, 2007


Jumat, 1 Februari kemarin, ketiga makhluk lucu mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM angkatan 2003 ujian pendadaran skripsi. Ketiganya mengambil topik yang saling berkaitan satu sama lain di kota Jogja. Tita memilih judul analisis spasial TB Juli Desember 2004, Niko mempresentasikan analisis spasial DBD 2004-2005 sedang Dina menganalisis hasil penyelidikan epidemiologis DBD tahun 2006. Terima kasih kepada Dinkes Kota Jogja (dr. Choirul, mbak Susi dan pak Yoga) yang mengijinkan mereka bertiga memanfaatkan data register TB dan DBD untuk diutak utik. Jika Dina hanya menganalisis data sekunder tersebut, Tita dan Niko melengkapinya dengan data primer melalui pengumpulan koordinat lokasi pasien TB dan DBD. Bagiku, mereka sudah melakukan sesuatu yang luar biasa. Paling tidak, jauh lebih baik dari aku (sebagai salah satu pembimbingnya). Waktu itu aku meneliti perilaku mencari informasi kesehatan secara elektronik pada mahasiswa program jarak jauh di MMR dan KMPK dengan pembimbing pak Coco dan bu Uut. Itupun hanya ditulis dalam bentuk skripsi, sedangkan mereka menulisnya dalam bentuk skripsi dan naskah publikasi. Mereka belajar keras menggunakan Epimap, padahal angkatan mereka termasuk yang “kelewatan” tidak belajar Epi Info. Presentasinyapun meyakinkan, apalagi Tita yang medhok banget jawanya ketika menceritakan rumitnya mengumpulkan data (eh bahasa Indonesianya “nrithik” opo yo Ta…). Ujiannyapun berlangsung greng dan santai, meskipun molor. Pak Hari terlambat karena ada rapat di tempat lain, sehingga harus dimulai dulu. Karena sudah ada jadwal menguji di tempat lain, akupun tidak bisa mengikuti tanya jawab dengan Dina sampai selesai, dan pamit duluan sambil membawa bekal makanan cukup banyak he..he..he..
Continue reading »

Metode penelitian kualitatif untuk sistem informasi manajemen kesehatan

October 4th, 2006

Meskipun relatif tertinggal dibandingkan organisasi lain, perlahan tapi pasti, semakin banyak lembaga pelayanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas, maupun organisasi lainnya) yang menerapkan sistem informasi manajemen berbasis komputer. Di AS, rumah sakit swasta, berukuran besar serta berafiliasi kepada perhimpunan tertentu cenderung lebih progresif dalam menerapkan sistem informasi berbasis komputer. Di sisi yang lain, pengalaman menunjukkan penerapan sistem informasi berbasis komputer banyak berakhir dengan kegagalan. Dowling(1980) mengestimasi bahwa 45% dari pengembangan sistem informasi berbasis komputer gagal karena resistensi pengguna, meskipun secara teknologi cukup meyakinkan. Oleh karena, evaluasi pengembangan sistem menjadi hal yang krusial.
Continue reading »

Metodologi penelitian untuk sistem informasi kesehatan

September 4th, 2006

Dari sembilan belas mahasiswa SIMKES angkatan pertama, baru 2 orang yang sudah melangsungkan ujian proposal. Lainnya, sebagian besar sudah mulai konsultasi dengan para pembimbing. Dalam waktu dekat, semoga akan semakin banyak yang menyusul. Dalam beberapa hal, metodologi penelitian untuk sistem informasi kesehatan memang berbeda dengan metodologi penelitian untuk ilmu kesehatan masyarakat pada umumnya. Tahun kemarin, mata kuliah metodologi penelitian memang tidak didesain secara khusus mengarahkan kepada aplikasi untuk sistem informasi kesehatan. Oleh karena itu, secara jujur saya angkat topi melihat semangat mereka dalam menulis proposal. Continue reading »

- online valtrex order - buy asacol - spy a cell phone - generic levitra -