Seminar Integrasi Sistem Informasi Kesehatan: Pengalaman di DIY (6 Maret 2010)

March 4th, 2010

phpThumb_generated_thumbnailjpgMinat Utama Simkes Prodi S2 IKM kembali menyelenggarakan seminar bulanan. Acara ini kebetulan bertepatan perayaan HUT FK UGM. Kali ini topiknya adalah Integrasi Sistem Informasi Kesehatan: Pengalaman di DIY. Continue reading »

Memfasilitasi pengembangan SIKDA

November 7th, 2009

Kita bisa menemukan “memfasilitasi pengembangan SIKDA” dalam berbagai dokumen/presentasi  Pusdatin Depkes, khususnya menganai strategi pengembangan SIKNAS dan SIKDA.   Istilahnya memfasilitasi mungkin dapat diartikan sebagai kegiatan yang dapat mendorong, memuluskan, mempercepat kegiatan pengembangan SIKDA agar prosesnya menjadi semakin cepat dan mudah.  Hal tersebut dapat ditunjukkan (tetapi tidak terbatas hanya) dengan bantuan perangkat keras (hardware), perangkat lunak, infastruktur jaringan, berbagai pedoman/petunjuk pelaksanaan, pelatihan, sosialisasi, tambahan insentif ke beberapa daerah. Continue reading »

Berapa banyak Puskesmas yang telah mengadopsi sistem informasi puskesmas berbasis komputer?

October 31st, 2009

Barusan, saya mendapat pertanyaan dari Alvin Marcelo, dokter aktivis informatika kesehatan/FOSS sekaligus dokter bedah di UP. Pertanyaannya, “Anis, in your estimate, how many simpus implementations are out there in Indonesia?”. Hmm..njawabnya gampang. Bener tidaknya nggak tahu he..he.he. Pertanyaan ini didasari oleh kekagetan Alvin di GCOS saat bertemu   Jojok yang telah berpengalaman menjelajah NKRI untuk jualan dan melatih Simpus Jojok.  Survei GDS (Governance and Decentralization Survey) yang mengambil sampel di beberapa provinsi dan kabupaten mencatat sekitar 80% puskesmas telah dilengkapi dengan komputer.

Lalu, tentang jawaban dari pertanyaan tadi?  Perkiraanku, maksimal 2000 puskesmas telah dilengkapi dengan sistem informasi berbasis komputer. Kalau ternyata lebih, wah senang sekali. Rinciannya bagaimana? Jojok di 400an puskesmas (atau lebih?), Dinkes Ngawi dan Dinkes Purworejo telah menerapkan di beberapa daerah lain. Simkes IKM FK UGM dengan Wonosobo dan Sleman serta beberapa daerah lain yang sedang berjalan. GTZ dengan SimpusNAD (di Aceh) dan Siskes (NTB dan NTT). Beberapa kabupaten lain yang bekerjasama dengan vendor (seperti Exindo di DIY dan lainnya).  Ada juga yang bekerjasama dengan universitas (FKM Unud, ITB, FKM UI, lainnya?).

Dari sinilah, sebenarnya perlu disepakati tentang standar pertukaran data. Pertukaran data perlu dibedakan antara pertukaran data individual dan pertukaran data program. Ini saatnya (sebelum semakin terlambat), Pusdatin dan Binkesmas mengambil peran sebagai leader dan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menyepakati mengenai standar tersebut.

E-health di Indonesia: inovasi ya, evaluasi sedikit, regulasi lebih sedikit lagi

September 16th, 2009

Beberapa waktu yang lalu, penulis sempat mengikuti pertemuan yang diselenggarakan oleh PDSE (Pusat Data dan Surveilans Epidemiologi aka Pusat Data dan Informasi ) Depkes untuk membahas mengenai perkembangan e-health di Indonesia. Pertemuan tersebut sebenarnya bertujuan utama untuk mengisi formulir dari WHO mengenai kondisi e-health di setiap negara. Dalam diskusi hampir sehari tersebut terdapat wakil dari perguruan tinggi, praktisi manajemen informasi kesehatan, perwakian unit di Departemen Kesehatan, beberapa perhimpunan profesi, depkominfo serta tentu saja perwakilan dari WHO.

Continue reading »

Dari Pusdatin ke PDSE

September 8th, 2009

Akhirnya Pusdatin (pusat data dan informasi) depkes berganti baju menjadi PDSE (Pusat Data dan Surveilans Epdeimiologi). Kalau melihat struktur dan kegiatannya, nampaknya tidak hanya sekedar ganti baju, tapi juga ganti pola pikir dan perkakasnya juga. Perkakas yang sudah ketinggalan jaman dimusiumkan aja..demikian juga yang masih berpikir bahwa pusdatin tidak beda dengan jaman waktu bernama Pusdakes (pusat data kesehatan). Continue reading »

Lama tidak ngeblog..ngeblog tidak lama

August 14th, 2009

Konsisten itu susah ya. Lama sekali tidak posting, sekali posting ini juga tidak bakalan lama alias tulisannya pendek-pendek sahaja. Terakhir kali menulis tentang diskusi mengenai rekam kesehatan elektronik pada bulan Juni yang lalu. Setelah itu, sebenarnya ada beberapa kegiatan yang menarik untuk dituliskan di sini. Karena sudah terlanjur ditulis di Notes FB, ya aku copy paste aja ya… Continue reading »

Diskusi RKE (Rekam Kesehatan Elektronik) di UC UGM

June 13th, 2009

Sabtu (13 Juni 2009), saya mengikuti diskusi di UC (University Club) UGM tentang rekam kesehatan elektronik (RKE). Diskusi ini sebenarnya merupakan sambuangan dari seminar RKE yang paginya diselenggarakan oleh D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan FMIPA UGM (bener ya…tahun ini berubah jadi bagian sekolah vokasi UGM?). Diskusi ini dipandu oleh dr. Tridjoko Hadianto (FK UGM) yang menyampaikan tujuan utama diskusi ini adalah untuk menerima masukan, saran, pandangan, pendapat dan pengalaman tentang RKE agar dapat dijadikan sebagai masukan pemerintah (Depkes) untuk merumuskan peraturan mengenai RKE. Diskusi dimulai dengan cetusan dari Prof Budi Sampurna (Ka. Biro Hukum dan Organisasi Depkes) tentang bermunculannya pertanyaan dari beberapa rumah sakit mengenai keabsahan rekam kesehatan elektronik. Bahkan ada rumah sakit yang mengajukan surat tertulis ke Menteri Kesehatan karena mereka berencana mengembangkan RKE.
Continue reading »

Pemilu dan SIKDA

April 13th, 2009

Apa hubungannya? Ya, di sini beberapa kali aku menyinggung mengenai SIKDA (sistem informasi kesehatan daerah) baik berkaitan dengan seminar, penerapan di lapangan serta gagasan pengembangan lebih lanjut. Tetapi, tentang pemilu? Aku khan juga warga negara yang berhak mengikuti pemilu. Nah, sayangnya, dalam pemilu 2009 aku tidak bisa ikut men-contreng karena namaku tidak tercatat di DPT. Continue reading »

Komputerisasi Puskesmas dan Dinas Kesehatan

February 26th, 2009

mas Rahyo sedang membahas aspek teknisIni merupakan catatan ringkas mengenai seminar yang diselenggarakan oleh Simkes dua minggu lalu mengenai aspek sosioteknis dalam komputerisasi puskesmas dan dinas kesehatan. Laporan mengenai kegiatan seminar tersebut juga sudah dimuat di website Simkes(yang juga memuat berapa berkas presentasi pembicara), blog mahasiswa Simkes 08, maupun blog pak Bas.  Tulisan  mas Jojok tentang seminar tersebut juga ada, dan, seperti biasa, heboh!.   Continue reading »

Mau ngumpulin dedengkot komputerisasi puskesmas

January 20th, 2009

SIMKES Prodi S2 IKM FK UGM berencana mengumpulkan para praktisi yang terlibat dalam pengembangan komputerisasi di puskesmas maupun dinas kesehatan.  Ini masih draft, mungkin nanti bisa berubah. 

Sosioteknis dalam penerapan komputerisasi puskesmas dan dinas kesehatan

Sabtu, 14 Februari 2009 

Pendahuluan

Sudah tidak diragukan lagi, bahwa teknologi informasi dan komunikasi saat ini merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan. Diperkirakan 80% puskesmas di Indonesia saat ini sudah menggunakan komputer (survey GDS-Worldbank, 2006). Akan tetapi, sebagian besar belum menggunakan secara optimal baik dari aspek teknis maupun non teknis (aspek sosioteknis). Dalam berbagai jurnal dan buku teks disebutkan bahwa persoalan klasik sering ditemukan seperti kapasitas SDM, leadership pimpinan puskesmas dan dinas kesehatan, ketersediaan teknologi, insentif dan lain sebagainya.

 Namun demikian, belum banyak yang mengungkapkan persoalan di lapangan serta strategi mengatasinya secara mendetail. Seminar setengah hari yang bertopik Sosioteknis dalam penerapan komputerisasi di puskesmas dan dinas kesehatan merupakan wahana yang tepat untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam penerapan komputerisasi di puskesmas dan dinas kesehatan baik dari aspek teknologi maupun sosial. 

 Tujuan

Seminar setengah hari ini bertujuan untuk:

  • Mendiskusikan perkembangan tekini aspek teknologi informasi dan komunikasi serta prospeknya bagi manajemen data/informasi di puskesmas dan dinas kesehatan
  • Membahas pengalaman implementasi komputerisasi di puskesmas dan dinas kesehatan serta strategi mengatasi kendala dari segi sosial politis maupun manajerial

 Sasaran

Peserta yang diharapkan hadir dalam seminar ini adalah:

  • Kepala puskesmas
  • Pejabat struktural di dinas kesehatan yang sedang merencanakan pengembangan sistem informasi puskesmas dan dinas kesehatan
  • Vendor pengembang aplikasi teknologi informasi kesehatan
  • Mahasiswa prodi S2 IKM
  • Umum
Jadwal kegiatan (pembicara belum dikonfirmasi semua, tunggu updatenya)

07.30-08.00     registrasi

08.00-08.15     Pembukaan

Sesi 1: Aspek teknologi

Raharjo, ST (Freelance programmer, telah melatih penerapan software SIMPUS di berbagai daerah di Indonesia) : Komputeriasi Puskesmas: Stand alone, multiuser, desktop atau web-based? 
Anis Fuad, DEA           : Dari transaksional ke public health intelligence
Erwin (Dinkes Purworejo) : Manajemen teknologi informasi di puskesmas dan dinas kesehatan
Pembahas: Surahyo, B.Eng, M.Eng.Sc

Sesi 2: Aspek sosial

Dr. Pudjo (mantan Kadinkes kab. Ngawi): Leadership dalam pengembangan SIKDA      
Drg. Rina  (Kasie SIK Dinkes Wonosobo) : Aspek politis pengembangan SIKDA
Pembahas: Prof.dr. Hari Kusnanto, Dr.PH

 

- online valtrex order - buy asacol - spy a cell phone - generic levitra -