Kuliah Bioinformatika yang menyenangkan: sesi I

December 3rd, 2011

Pada hari Jumat (1 Desember 2011) kemarin, saya mengikuti kuliah yang menyenangkan. Hanya ada dua mata kuliah, dua-duanya wajib, yaitu Special Topics on Medical Informatics pada pagi hari dengan tema Bioinformatics dan Seminar di siang hari dengan tema Mobile Revolution in Healthcare. Yang mengajar perempuan, cerdas, cantik. Yang satu ahli bioinformatics, lulusan Cambridge sedangkan pada sesi siang diajar oleh perempuan entrepreneur pemilik perusahaan pengembang aplikasi mobile. Continue reading »

Kuliah e-health, isinya apa ya?

November 24th, 2011

Seorang teman berkirim email, meminta saran. Dia akan mengisi tatap muka dengan topik e-health. Dalam emailnya disertakan kerangka dasar yang akan diberikan. Komentar saya: kerangka yang sudah dibuat cukup menarik. Karena diminta memberikan masukan, berikut ini adalah komentar yang saya berikan: Continue reading »

A breakthrough for HIS strengthening in Indonesia

November 16th, 2011

On February 2011 edition, Editorial at the Bulletin World Health Organization [1] emphasized the potential role of information technologies, open source predominant, to solve part of public health data sharing issues particularly in the resource-limited setting. It described that high quality and low cost technologies were successfully working to handle data management cycle. However, for the long run the authors argued that it “depends on skilled personnel” and supportive systems “that extend beyond research projects into the collection of routine data for public health system”. In my humble opinion, they reiterated the eternal challenge to adopt innovation in low-resources setting namely capacity building and sustainability. Continue reading »

Sertifikat SIMKES non gelar

January 30th, 2009

Saya menulis ini setelah diskusi dengan pak Bambang Prastowo di PPTIK kemarin sore (30 Jan 2009). Pada intinya saya bercerita tentang mahasiswa saya menghendaki semakin banyak materi yang bersifat ketrampilan seperti membuat website, programming, multimedia, GIS, software untuk analisis data dll. Saya juga menyinggung tentang alumni Simkes yang konon tidak mendapatkan posisi yang nyaman karena tidak bisa membuat website di dinas kesehatan.   Continue reading »

Code Sprint Simkes 2009

January 11th, 2009

Tahun ini 2009 telah dideklarasikan oleh Presiden sebagai Tahun Kreatif. Simkes Prodi S2 IKM FK UGM pun ikut menyemarakkan dengan kegiatan yang kreatif dan inovatif tentunya. Salah satunya adalah Code Sprint. Kegiatan ini terinspirasi dari kegiatan dengan nama serupa dalam seminar INCOSSH 2008 di USM lalu. Tujuan kegiatan ini adalah untuk (1)menumbuhkan semangat kerjasama kelompok dalam pengembangan aplikasi TI di sektor kesehatan, (2)meningkatkan kreativitas dan inovasi untuk menyelesaikan persoalan manajemen dan sistem informasi kesehatan dan (3)mendorong munculnya gagasan baru tentang metode, teknik serta tool untuk mendukung manajemen dan informasi kesehatan. Continue reading »

Mulai lagi TA 2008

November 18th, 2008

Setelah sempat hampir tiap minggu pergi terus, semenjak dari pertengahan September sampai dengan akhir Oktober, akhirnya aku memulai kembali memasuki kelas mahasiswa angkatan 2008. Karena perkuliahan SIMKES pada awalnya bersama-sama dengan kelompok manajemen kesehatan lainnya (KMPK, MAK, MKO) aku baru masuk di sesi-sesi terakhir yang berkaitan dengan penerapan topik kuliah tersebut di bidang sistem informasi dan manajemen kesehatan (Simkes). Aku pertama kali masuk kelas justru mengenalkan analisis biaya manfaat (cost benefit analysis) dalam pengembangan Simkes. Sesi ini merupakan salah satu topik dalam kuliah HPM(Health Policy Management) yang diampu oleh Prof. Laksono. Topik dasar mengenai HPM telah diberikan sebelumnya, sedangkan pembahasan dan aplikasi yang sesuai dengan bidangnya diberikan di akhir, termasuk mengenai analisis biaya manfaat ini. Masih ada beberapa topik lainnya, termasuk kebijakan SIKNAS/SIKDA yang rencananya akan diberikan oleh Dr.Bambang Hartono, SKM MSc dari Pusdatin Depkes. Tetapi, sesi ini akan diselenggarakan menggunakan sarana teleconference dari kantor Dinkes DIY. Dari segi jumlah, mahasiswa SIMKES tahun ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, yaitu hanya 19 orang.

Continue reading »

Forum Sistem Informasi Kesehatan Nasional

November 1st, 2008

Aku pernah beruneg-uneg sebelumnya tentang perlunya jaringan antar institusi pendidikan yang menyelenggarakan program sistem informasi kesehatan atau informatika kesehatan atau sejenisnya. Ide ini muncul lagi setelah bertemu dengan alumni, seperti Sudarianto dan Salim di Makssar beberapa minggu yang lalu. Di Lhokseumawe, waktu pelatihan manajemen data SIMPUS-NAD, saya ketemu dengan salah satu alumnusS2 informatika kesehatan FKM UI yaitu pak Arbiansyah. Beliau juga sangat berharap ada forum seperti itu untuk mempererat jaringan serta sebagai wahana untuk pengembangan profesi berkelanjutan (boso londone continuing professional development). Continue reading »

Seminar E-healthcare di JIH 19 April 2008

April 14th, 2008

Teknologi informasi saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan dan bisnis modern, tidak terkecuali dalam pelayanan kesehatan. Dalam bidang pelayanan kesehatan, jargon yang sering digunakan adalah e-healthcare atau yang lebih luas lagi adalah e-health. Akan tetapi, sektor ini relatif jauh tertinggal dibandingkan bidang lainnya dalam mengadopsi teknologi informasi. Meskipun sudah semakin banyak yang mengadopsi (early adopters), ternyata pratek dan risiko kegagalan cukup besar. Oleh karena itu perlu dikaji bagaimana strategi adopsi dan implementasi untuk meminimalisir risiko kegagalan.  Minat Simkes S2 IKM FK UGM bekerjasama dengan JIH (Jogja International Hospital) akan membahasnya dalam suatu seminar E-Healthcare: Strategi Adopsi dan Implementasi Teknologi Informasi untuk Pelayanan Kesehatan pada Sabtu, 19 April 2008 di Auditorium JIH dari pukul 08.00 -13.30. Acara ini akan membahas topik berikut:

  • E-healthcare: mengadopsi teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan (Prof. Hari Kusnanto, DrPh, Ketua Minat SIMKES UGM dan Dir. Program Studi S2 IKM UGM). Materi ini akan membahas konsep e-healthcare serta roadmap bagi organisasi pelayanan kesehatan untuk mengadopsi teknologi informasi sebagai bagian integral dalam proses bisnisnya.

  • Implementasi teknologi informasi di JIH (Bambang Pediantoro, SE, MM, Senior Manajer Umum & Keuangan JIH). Sebagai rumah sakit baru, JIH akan menyajikan strategi mereka dalam menerapkan teknologi informasi untuk mendukung pertumbuhan organisasi.

  • Computerized Physician Order Entry di Gadjah Mada Medical Centre (Prof. dr. Ali Gufron Mukti, MSc, PhD, Direktur Gadjahmada Medical Center). GMC adalah unit pelayanan managed care di lingkungan Universitas Gadjah Mada yang telah menerapkan komputerisasi untuk pencatatan data klinis secara langsung oleh dokter(computerized physician order entry). Materi ini akan menguraikan keberhasilan mendorong dokter sebagai pengguna langsung sistem berbasis komputer di tengah pesimisme bahwa dokter adalah pihak yang paling resisten terhadap TI.

  • Peran SMS dan internet dalam pelayanan laboratorium klinik (dr. Gideon Hartono, Dirut Apotik K-24 dan Hi-lab Diagnostik Center). Sebagai pemain baru dalam pelayanan laboratorium klinik, penyaji akan menguraikan strategi Hi-Lab diagnostik Center dalam mengintegrasikan peralatan laboratorium dengan database dan perangkat komunikasi sehingga dapat memberikan informasi secara cepat kepada konsumen sebagai salah satu nilai lebih (value added) dibandingkan kompetitor mereka.

  • Pengalaman penerapan teknologi informasi di RSUP Dr. Sardjito (dr. Gogot Suyitno, SpRad KN, RSUP dr. Sardjito, Jogjakarta). Sebagai rumah sakit tipe A pendidikan, RSUP Dr. Sardjito telah beberapa kali mengalami perubahan strategi dalam mengadopsi teknologi informasi dengan berbagai risiko dari segi biaya maupun inefektivitas pelayanan. Bahwa ehealthcare sangat dipengaruhi oleh faktor politis dan kemampuan SDM akan ditekankan di sini.

  • Adopsi dan implementasi TI dalam pelayanan kesehatan: mengapa sukses dan mengapa gagal (Anis Fuad, DEA, dosen SIMKES S2 IKM UGM). Materi ini akan membahas faktor-faktor keberhasilan dan kegagalan serta strategi untuk meminimalisir kegagalan dan meningkatkan peluang keberhasilan.

Kontribusi:
Mahasiswa S2 IKM UGM Rp 100.000,00
Alumni S2 IKM UGM Rp 150.000,00
Umum Rp 200.000,00

Info lebih lanjut:
Estu/Nia
Telp/Fax.(0274) 549432
Gedung IKM Lt. 3 (R.301) Fak.
Kedokteran UGM
Jl. Farmako, Bulaksumur, Yogyakarta
email:simkes@ugm.ac.id

Selamat buat Tita, Niko dan Dina

February 3rd, 2007


Jumat, 1 Februari kemarin, ketiga makhluk lucu mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM angkatan 2003 ujian pendadaran skripsi. Ketiganya mengambil topik yang saling berkaitan satu sama lain di kota Jogja. Tita memilih judul analisis spasial TB Juli Desember 2004, Niko mempresentasikan analisis spasial DBD 2004-2005 sedang Dina menganalisis hasil penyelidikan epidemiologis DBD tahun 2006. Terima kasih kepada Dinkes Kota Jogja (dr. Choirul, mbak Susi dan pak Yoga) yang mengijinkan mereka bertiga memanfaatkan data register TB dan DBD untuk diutak utik. Jika Dina hanya menganalisis data sekunder tersebut, Tita dan Niko melengkapinya dengan data primer melalui pengumpulan koordinat lokasi pasien TB dan DBD. Bagiku, mereka sudah melakukan sesuatu yang luar biasa. Paling tidak, jauh lebih baik dari aku (sebagai salah satu pembimbingnya). Waktu itu aku meneliti perilaku mencari informasi kesehatan secara elektronik pada mahasiswa program jarak jauh di MMR dan KMPK dengan pembimbing pak Coco dan bu Uut. Itupun hanya ditulis dalam bentuk skripsi, sedangkan mereka menulisnya dalam bentuk skripsi dan naskah publikasi. Mereka belajar keras menggunakan Epimap, padahal angkatan mereka termasuk yang “kelewatan” tidak belajar Epi Info. Presentasinyapun meyakinkan, apalagi Tita yang medhok banget jawanya ketika menceritakan rumitnya mengumpulkan data (eh bahasa Indonesianya “nrithik” opo yo Ta…). Ujiannyapun berlangsung greng dan santai, meskipun molor. Pak Hari terlambat karena ada rapat di tempat lain, sehingga harus dimulai dulu. Karena sudah ada jadwal menguji di tempat lain, akupun tidak bisa mengikuti tanya jawab dengan Dina sampai selesai, dan pamit duluan sambil membawa bekal makanan cukup banyak he..he..he..
Continue reading »

Standar pendidikan dokter, kompetensi dokter dan informatika kedokteran

January 17th, 2007

Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan dokumen Standar Pendidikan Dokter dan Kompetensi Dokter dari mas dr. Yoyo Suhoyo, staf muda di Bagian Pendidikan Kedokteran UGM. Dokumen ini disusun oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Terus terang saya belum tahu apakah dokumen ini sudah final atau masih draf. Disebutkan bahwa dokumen ini adalah amanat UU no 29 tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran pasal 27 tentang perlunya Standar Pendidikan Dokter untuk mendukung pendidikan kedokteran yang berbasis kompetensi dan sesuai dengan standar. Standar yang disusun tersebut masih memberikan keleluasaan bagi masing-masing fakultas untuk melakukan penyesuaian dan tidak dimaksudkan sebagai penyeragaman. Yang menarik, acuan umum tentang standar ini mengikuti model WFME (World Federation of Medical Education) – yang sudah dipublikasikan sejak tahun 2000. Jika, ini baru diberlakukan sekarang, ya bisa dihitung sendiri gap antara pendidikan di sini dengan di luar. Bagaimanapun juga, saya menyambut gembira adanya dokumen tersebut.
Continue reading »

- online valtrex order - buy asacol - spy a cell phone - generic levitra -