Ms Jyotsna Chikersal: Pembicara tamu dari WHO/SEARO pada FIKI 2011

November 30th, 2011

Sebagaimana FIKI 2010 di Yogyakarta, acara FIKI 2011 juga menghadirkan pembicara internasional. Dulu, pembicara tamu memang lebih banyak yaitu dari Hawaii University, WHO-ID, Charles Darwin University, GIZ dan SK Telecom Korea. Meskipun kali ini hanya seorang, yaitu Ms Jyotsna Chikersal dari WHO/SEARO, namun topiknya tidak kalah berbobot. Sebagai Regional Advisor untuk Health Situation and Trend Assessment (HST) di Department of Health Systems Development (HSD) beliau pas sekali untuk memberikan presentasi mengenai “The Perspective of WHO About System Integration of Health Information and How to Encourage it” dan “Roadmap Integrated of Health Information System in Asia ”.Pada bagian pertama presentasinya, Jyotsna akan menguraikan 10 faktor kunci penentu keberhasilan untuk mewujudkan sistem informasi kesehatan yang terintegrasi. Kesepuluh faktor tersebut adalah:

  1. Adopsi standar (Adopt standards for each component of Integrated HIS)
  2. Pengembangan repositori data (A key functional block of integrated HIS is creation of an “Integrated Data Repository”). Di kebijakan SIKNAS/SIKDA kita terdapat istilah bank data.
  3. SIK yang secara harmonis memadukan berbagai sumber data – fasilitas, pelayanan administrasi dan survei (A well functioning HIS combines data from various sources – facilities, administrative services and surveys)
  4. Pengaitan dan harmonisasi berbagai sub sistem melalui penerapan “data warehous” (Linking and harmonizing different sub-systems among programmes through “data warehousing”)
  5. Koordinasi dengan berbagai mitra untuk menyinergikan kebutuhan global dan lokal (Partner coordination to harmonize fragmented and increasing global & country demands)
  6. Menyejajarkan berbagai pemangku kepentingan dan strategi SIK (Alignment of HIS stakeholders & strategies)
  7. Meningkatkan interoperabilitas melalui penerapan standar (Improving interoperability of HIS with the use of standards).
  8. Perlunya pendekatan sistem bagi arsitektur SIK (Systems Approach to HIS Architecture is necessary).
  9. Pendayagunaan berbagai teknik pengumpulan data (Data collection techniques integrated for data standardization)
  10. Keterlibatan lintas sektor dan kesamaan kerangka monitoring dan evaluasi ((a) Need multi-sectoral engagement (b) Common M&E framework)

Wah sepuluh resepnya benar-benar indah, tapi memasaknya bakalan berdarah-darah. Pada bagian pertama, Pada bagian kedua Jyotsna akan menguraikan tentang 10 point regional HIS strategy framework yang pernah aku pernah aku sampaikan pada salah satu pertemuan dengan Pusdatin Depkes (belum Kemenkes) sekitar tahun 2008 dan diakhiri dengan kerangka Health Metrics Network. Tentu saja topik tersebut juga pernah aku singgung-singgung di kelas kalau mengajar mengenai sistem informasi kesehatan.

Terima kasih kepada dr. Anne WHO-ID yang memberi kesempatan ngintip presentasi yang bakalan menarik ini. Meskipun tidak bisa datang, pengin rasanya untuk ikut berdiskusi dan berbagi. Semakin merasa bodoh  saja….


Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind

- online valtrex order - buy asacol - spy a cell phone - generic levitra -